Yamaha, kenapa tidak MT-15?

image

Halo bro/sis sekalian, Real Streetfighter 150cc yang digadang-gadang para FBYπŸ˜€ bikers sudah menampakkan batang hidungnya di Negeri Gajah putih nih bro/sis, sebenernya juga udah muncul sih di berbagai wilayah Negeri tercinta kita, tapi baru ditest saja

Nah, menariknya Yamaha Thailand melabeli motor ini bukan dengan nama besar “Master of Torque” (MT15) melainkan M-Slaz nih bro/sis, dan kabar berhembus pun mengatakan bahwa YIMM juga tidak akan menggunakan nama MT-15 untuk motor ini melainkan Xabre, wah ribet banget ya? padahal nggak juga loh, pengucapannya simpel kok… saber.

Bagi kebanyakan bikers nama ini cukup mengecewakan tentunya, karena nama MT-15 jelas lebih terdengar berwibawa dibandingan M-Slaz/Xabre yang maaf… menurut saya malah terdengar kurang berwibawa, lebih cocok untuk produk ABG, misal versi ayago MX King πŸ˜€

Nah, tentunya bikers jadi bertanya-tanya Kenapa Yamaha tidak menggunakan nama MT-15?

Apakah M-Slaz/Xabre tidak pantas menyandang nama besar MT?

Nah mari kita coba jawab dari apa yang ada pada motor ini…

MESIN/PERFORMA

image

Di sektor ini M-Slaz/Xabre menggunakan mesin yang sama dengan R15

Displacement :149 cc
Maximum Power : 16.8 Bhp / 12.527 kW @ 8500 rpm (approx.)
Maximum Torque : 15 Nm @ 7500 rpm (approx.)
Gearbox : 6 speed
Seat Height : 805 mm
Ground Clearance : 164 mm
Kerb/Wet Weight : 135 kg
Fuel Tank Capacity : 10.2 litres

dulu pernah baca di blog bloger kondang mansarpost (salam kenal om, kalau sudi membaca blog pinggiran ini hehe :D) bahwa MT tulen punya nilai Torsi (Nm) lebih tinggi bila dibandingan nilai Power (kW), kecuali MT-25 πŸ˜€ silakan baca opininya om mansar disini.

So, di sektor ini M-Slaz/Xabre sangat cocok menyandang nama besar Master of Torque… MT-15.

DESAIN

image

Disini M-Slaz punya aura yang sangat bengis
Pertama head lamp yang ngeri, kemudian ada shourd yang tajam seperti pedang
Keseluruhan desainnya sangar khas MT-series (bagus atau tidaknya itu urusan selera :D).

TAPI, ada satu yang kurang menunjukan identitas MT-Series nya, mesin yang “disarungi”, padahal MT-Series selalu menelanjangi bagian mesinnya yang padat, Sebut saja MT-125 yang tidak malu-malu menunjukkan area mesinnya.

disini M-Salz/Xabre punya satu kekurangan yaitu identitas MT-Series tidak ditunjukkan secara penuh, tapi tetap identitas sebagai MT-Series masih cukup kuat melekat di motor ini dengan desain sangar-nya masih cukup pantas lah menyandang nama MT-15.

Nah ini opini pribadi saya bro/sis, M-Slaz/Xabre lebih cocok menggunakan nama MT-15, dari sisi marketing pun MT-15 lebih menjual. Tapi tentunya pabrikan punya pertimbangan sendiri pada produknya…

So Yamaha, kenapa tidak MT-15?

image

 

Advertisements

12 thoughts on “Yamaha, kenapa tidak MT-15?

    • nah ini yg luput dari ane, bener juga kalau M-Slaz/Xabre masuk ke jajaran MT bakal paling beda dalam sisi desain, tapi secara performa mesin-nya udah cocok loh buat masuk ke jajaran MT

      Like

      • Nah FZ mungkin lebih cocok

        Tapi kalau mau keluarin DOHC 150cc lagi saat M-Slaz masih hidup malah Y sendiri yang bisa berdarah2

        Kecuali kalo setelah M-Slaz FIX gagal (gak ngedo’ain ya :D) baru tepat nih DOHC 150cc dikeluarin

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s